Saat ini, kewirausahaan menjadi mulai berkembang sangat pesat. Berbagai kalangan berusaha untuk mengembangkan potensi dengan berwirausaha agar dapat meraih keuntungan. Mahasiswa pun tidak ingin tertinggal mencurahkan kreativitasnya dengan berwirausaha.
Banyak pihak yang memberi perhatian, mulai dari kalangan pengusaha, perbankan, hingga pendidik, membuat kewirausahaan menjadi semacam gerakan yang populer. Bahkan sejak tahun 2009 pemerintah meluncurkan program Mahasiswa Wirausaha yang mendorong munculnya wirausaha-wirausaha muda.
Mengapa pemerinah turut andil dalam hal ini ? Karena hal ini merupakan salah satu cara untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Semakin banyak wirausaha tangguh tercipta, penganggur terdidik semakin berkurang jumlahnya.
Oleh karena itu, hal ini juga merupakan tantangan bagi kaum mahasiswa yang ingin berperan dalam memajukan perekonomian di tanah air. Tidak hanya membuat lapangan kerja baru, tetapi juga orientasi dalam pencapaian materi, serta membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi permasalahan ekonomi.
Sejauh ini sudah banyak sekali jumlah minat wirausaha muda khususnya mahasiswa yang tentunya sudah menjalankan kegiatan wirausaha. Minat yang besar tersebut patut diapresiasi, namun sejauh mana mahasiswa wirausaha mampu mengahadapi permasalahan yang ada ? Entrepreneur adalah seseorang yang berani mengambil resiko, mampu mencium adanya peluang bisnis, mampu mendayagunakan
sumber daya secara efektif dan efisien dan efisien untuk memperoleh profit (Serjan Wijatno : 2009)
Dari penjelasan tersebut kita dapat menyaring kata-kata kunci seperti berani, resiko, inovatif, dan kreatif. Kata kunci lain yang tidak bisa dipisahkan adalah totalitas dan konsistensi. Pasalnya, dua hal inilah yang paling penting menentukan terus berlanjutnya eksistensi sebagai entrepreneur diantara proses jatuh dan bangunnya sebuah usaha.
Untuk pengembangan minat wirausaha khususnya mahasiswa saat ini bisnis kuliner adalah salah satu usaha yang paing banyak diminati. Usaha yang menjual produk makanan atau minuman ini memang sangat mempunyai potensi untuk dikembangkan. Inovasinya dapat dilakukan dari bahan baku, rasa, bentuk atau tampilan, kemasan, dan teknik penjualan.
Selanjutnya adalah bisnis fashion. Sebagian besar dari minat wirausaha mahasiswa ingin menjual pakaian dan aksesoris fashion, sementara itu terdapat juga jasa pemesanan clothing dan desain fashion. Usaha yang menuntut kreativitas ini memang sedang populer.
Semangat dan cita-cita kewirausahaan harus tetap ditangguhkan. Yang terpenting adalah persiapan mental pelaku wirausaha. Menjadi wirausaha tidak berhenti ketika usaha yang sudah berkembang dan profit maksimum yang tercapai saja, tetapi inovasi harus terus dilakukan karena hal tersebut merupakan prinsip kewirausahaan. Dalam proses inilah kembali dibutuhkan totalitas dan konsisten.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar